Minggu, 18 November 2018

# Experience # Health

Ayo CERDIK, sayangi jantungmu biar OKE terus!

Foto : Saat Penyampaian Materi
Pada hari Sabtu, 12 Mei 2018 saya dan kk Melina mengikuti seminar umum yang diadakan oleh mahasiswa FKK UGM dengan tema "Deteksi Dini Penyakit Jantung Dan Pencegahan Serangan Jantung". Saya ingin berbagi tentang yang saya dapat kan pada seminar ini. Pada saat itu terdapat 3 pembicara yang belum sempat saya tulis namanya dan lupa karena tidak ditulis di panduan seminar. Pada foto pertama dibawah ini merupakan pembicara ketiga beliau merupakan seorang Dokter ahli jantung Di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Penyakit jantung merupakan suatu penyakit yang umumnya dialami oleh orang lanjut usia karena fungsi kerja jantung yang menurun. Namun yang menjadi masalah saat ini menurut hemat beliau yaitu penyakit jantung bisa terjadi pada usia muda yaitu 20-35 tahun akibat beberapa faktor resiko. Salah satu pasien yang beliau tangani merupakan mahasiswa tingkat akhir yang berumur 24 tahun. Bahkan di Indonesia penyakit jantung merupakan penyebab kematian paling tinggi di Indonesia. Faktor-faktor resiko yang dapat menyebabkan penyakit jantung yaitu :
1. Konsumsi rokok
2. Berat badan berlebihan atau obesitas
3. Stress
4. Kurang aktifitas fisik
5. Memakan makanan dengan gizi yang kurang seimbang.

Dari kelima faktor resiko ini muncullah slogan CERDIK yang dibuat guna menyadarkan masyarakat agar menjaga pola hidup agar tidak terkena penyakit jantung yaitu C:Cek Kesehatan E:Enyahkan Rokok R:Rajin aktifitas fisik D: Diet yang seimbang I: Istirahat cukup K: Kelola stress.

Maka kesadaran diri dari masyarakat itu sendiri bahwa penyakit jantung akan terjadi jika melakukan pola hidup yang beresiko diantaranya merokok ataupun menjadi perokok pasif,konsumsi alkohol, stress berlebihan,jarang istirahat,mengkonsumsi makanan yang gizinya kurang seimbang, dan jarang berolahraga menjadi sangat penting. Karena kesemuanya memiliki efek atau imbas yang berbeda-beda kepada jantung kita. Istilahnya yaitu terjadi penyempitan di aorta jantung sehingga jantung menjadi lapar atau tidak ada asupan energi. Hal ini menyebabkan jantung sakit ataupun memberikan efek terhadap organ lainnya. Jika kasusnya pasien perokok berat terdapat beberapa kandungan dari rokok yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di area jantung. Kemudian jika kasusnya kelebihan lemak maka diumpamakan seperti pipa air ledeng jika pertama digunakan masih lentur dan air keluar dengan lancar tidak ada hambatan lama-kelamaan akan muncul kerak entah itu dari lumut atau sisa kotoran dari air yang menyebabkan pipa air tidak lentur dan aliran air yang keluar tidak lancar lagi. Sama halnya dengan pembuluh darah jika terus menerus terjadi penumpukan lemak maka pembuluh darah akan kaku dan terjadi kerusakan pada pembuluh darah itu sehingga terdapat hormon2 pembekuan yang aktif bekerja (thombopoesis) sehingga bisa terjadi penyumbatan dipembuluh darah pada aorta jantung.


Kemudian untuk faktor resiko lainnya berkaitan dengan gender bahwa Pria lebih mudah terkena penyakit jantung dibandingkan wanita dan Wanita juga beresiko namun pada usia 40 tahun keatas yaitu pada masa menopause. Selain itu jantung bukan merupakan penyakit keturunan dari genetik namun bisa saja dari riwayat keluarga ada yang terkena penyakit jantung dan kita masih hidup dengan pola hidup beresiko penyakit jantung maka bisa saja kitapun sakit.

Mati itu pasti namun cara kita untuk kesana apalagi pada saat usia muda hanya Karena pola hidup yang salah merupakan suatu kefatalan yang akan terus disesali karena masih banyak hal yang perlu kita lakukan apalagi Di USIA muda yang produktif.

Semoga bermanfaat
Wa..Wa..wa..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar